BERSEKUTU DENGAN TUHAN TIDAK AKAN JADI TERHILANG

LUKAS 15:1-7  dan11-32

 

Salah satu perumpamaan yang paling terkenal dalam Kitab Injil Lukas adalah perumpamaan anak domba yang hilang dan anak yang hilang.Kedua perikop ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan antara satu sama lain. Kenapa demikian?karena pada perikop domba  yang hilang merupakan bacaan pembuka untuk menjelaskan perikop anak yang hilang dan bagaimanaYesus mensiasatinya. Yesus biasanya dating pada orang  berdosa dan berperan untuk mengembalikan mereka kejalan yang benar, tapi hal ini selalu di tentang oleh orang-orang farisi dan ahli taurat seperti yang tertulis pada ayat 1-4: para pemungut cukai dan orang –orang berdosa biasanya dating kepadaYesus untuk mendengar Dia.Maka bersungut-sungutlah orang Farisi dan ahli-ahli Taurat katanya:”ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama dengan mereka.” Lalu Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka. Siapakah diantara kamu yang mempunyai seratus ekor domba;dan jikalau ia kehilangan seekor diantaranya, tidak meninggalkan yang Sembilan puluh Sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya?

“Yesus berkata lagi: “Ada seorang mempunyai dua anak laki-laki. Kata yang bungsu kepada ayahnya: Bapa, berikanlah kepadaku bagian harta milik kita yang menjadi hakku. Lalu                ayahnya membagi-bagikan harta kekayaan itu di antara mereka. Beberapa hari kemudian anak bungsu itu menjual seluruh bagiannya itu lalu pergi kenegeri yang jauh. Di sana ia memboroskan harta miliknya itu dengan hidup berfoya-foya. Setelah dihabiskan semuanya, timbullah bencana kelaparan di dalam negeri itudan ia pun mulai melarat.Lalu ia pergi dan bekerja pada seorang majikan di negeri itu. Orang itu menyuruhnya keladang untuk menjaga babinya.Lalu ia ingin mengisi perutnya dengan ampas yang menjadi makanan babi itu, tetapi tidak seorangpun yang memberikannya kepadanya. Lalu ia menyadari keadaannya, betapa berdosanya dia… sehingga diapun sendiri sadar untuk mengaku dosanya dihadapaan Bapanya danTuhannya.

Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia. Apa yang terjadi ayahnya menyambutnya dengan sukacita dan menyiapkan segalanya untuknya, segala sesuatu yang terbaik bagi anak bungsu yang hilang ini. Kata ayahnya; anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali. Maka mulailah mereka bersukaria.”

Anak Allah dating untuk menemukan dan menyelamatkan yang hilang (Matius 18:11). Dan siapa pun yang dating kepada-Nya tidak akan dibuang, (Yohanes 6:37). Tidak peduli apapun masa lalunya.Yang  Allah inginkan bukan untuk menghukum, tetapi menyelamatkan anak Allah (domba) yang hilang, jatuh dalam dosa dan perlu diangkat dan diselamatkan kembali.(Yohanes 3:17). Belas kasihan bapak dalam perumpamaan ini adalah gambaran belas kasihan Allah Bapa (Yesus mengatakan perumpamaan ini sehubungan dengan sukacita di sorga ketika seorang berdosa bertobat).Allah “ingin supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran” (1 Timotius 2:4).

Sehingga dari cerita firman ini dapat diaktakan bahwa:

  1. Suatu keputusan yang diambil dengan cara berfikir yang dikuasai oleh emosi dan dikuasai sifat keserakahan serta menentang aturan akan berdampak negative pada hasil yang bakal dicapainya.
  2. Tindakan menjual harga dan pergi keluar negeri dengan tidak memiliki tujuan hidup, sebanyak apapun hartamu akan habis dan hidupnya menjadi terlunta-lunta
  3. Tindakan perbaikan hidup akan terlaksana jika di dahului dengan penyesalan diri serta menanggalkan keegoannya dan itu berarti dibutuhkan sebuah persekutuan untuk saling mengingatkan dan bekerjasama saling menopang satu sama lain dan di dalam persektuan bersama Tuhan ini kita saling menguatkan bukan saling menghakimi
  4. Penyerahan diri kepada Yesus adalah jalan yang terbaik;jadi siapa yang ada didalam Kristus, ia adalah ciptaan baru. Selamat membaca firmanTuhan, menghayati , serta mengamalkan dalam kehidupan saudara/i dan selamat hari minggu. Gbu all. POUKLI